infomjlk.com — Menjelang Idulfitri, rombongan pembangun sahur atau obrog di sejumlah wilayah Kabupaten Majalengka, biasanya mulai berkeliling ke rumah-rumah warga.
Aktivitas menyisir pemukiman ini dilakukan guna mengumpulkan sumbangan sukarela sebagai pengganti biaya operasional mereka selama sebulan penuh.
Kebiasaan tersebut lazim ditemui di beberapa daerah, seperti salah satu contohnya di Desa Panyingkiran, Kecamatan Jatitujuh.
Partisipasi dari warga menjadi dimaksudkan untuk melunasi sewa perangkat audio serta jasa para pengiring musik yang ikut berkeliling setiap dini hari.
Tanpa dukungan dana dari masyarakat, beban modal peralatan yang tinggi harus ditanggung mandiri oleh para personel.
Penggalangan dana semacam ini juga berfungsi sebagai bentuk apresiasi atas tenaga yang telah dikerahkan sepanjang Ramadan.
Melalui sokongan kebersaaman tersebut, urusan administrasi alat bisa tuntas tepat waktu sekaligus memastikan tradisi obrog tetap dapat bertahan hingga tahun berikutnya.

