infomjlk.com — Tingginya intensitas curah hujan di Kabupaten Majalengka mulai memicu kekhawatiran di sektor pertanian. Merujuk laporan Radar Cirebon (30/3/2026), ancaman hama seperti wereng dan penggerek batang kini mulai merebak, salah satunya menargetkan lahan padi di wilayah Kecamatan Sindangwangi.
Intensitas hujan yang tinggi dan berkelanjutan, menyebabkan tingkat kelembapan area persawahan meningkat drastis. Kondisi cuaca ekstrem tersebut mempercepat siklus hidup organisme pengganggu tumbuhan.
Akibatnya, populasi hama yang ada berisiko bertambah secara masif dan mengancam kualitas maupun kuantitas hasil panen.
Merespons hal tersebut, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sindangwangi mengonfirmasi bahwa tingkat serangan hama saat ini masih di bawah ambang kendali.
Oleh pihak-pihak terkait, langkah penanganan telah dilakukan melalui distribusi pestisida pengendali hama kepada kelompok tani.
Kendati demikian, fakta bahwa tingginya curah hujan yang belum mereda justru berisiko memperpanjang siklus hidup hama tersebut.
Situasi di Sindangwangi saat ini merupakan peringatan bagi wilayah lumbung padi lain, agar segera mematangkan mitigasi pencegahan cuaca ekstrem, bukan sekadar bertumpu pada penanganan reaktif berbekal bahan kimia.

