Angka Pendaftar Haji di Majalengka Masih Rendah, Kemenag Ingatkan Pentingnya Daftar Dulu Tanpa Nunggu Kaya Raya

Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Majalengka mencatat jumlah masyarakat yang telah mendaftarkan diri untuk ibadah haji saat ini berada di angka kisaran 21.000 orang. Jika dibandingkan dengan total populasi Majalengka yang mencapai 1,3 juta jiwa, angka pendaftar tersebut menunjukkan tingkat partisipasi yang masih sangat minim.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka, H. Abu Mansyur, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mensosialisasikan pentingnya mendaftar haji sejak dini. Selain itu, ia menyoroti interpretasi di masyarakat terkait syarat “bagi yang mampu”. Seringkali warga menunda pendaftaran karena merasa harus benar benar mapan secara finansial terlebih dahulu.

“Sekarang itu kewajiban haji bukan berangkat, tetapi adalah daftar,” tegas H. Abu Mansyur. Ia memastikan prosedur pendaftaran saat ini sangat praktis. Masyarakat hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit di bank untuk setoran awal sebesar Rp25 juta, dilanjutkan proses pendataan sekitar 10 menit di kantor Kemenag dengan membawa KTP, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran.

Fakta di lapangan pun menunjukkan hal yang menarik. Lebih dari separuh jemaah haji asal Majalengka justru berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah. Banyak dari mereka yang sehari harinya berprofesi sebagai petani, pedagang, hingga penarik becak. Hal ini membuktikan bahwa niat dan komitmen yang kuat kerap dapat melampaui kendala ekonomi.

Mengenai masa tunggu keberangkatan yang kini mencapai 29 sampai 30 tahun akibat sistem kuota nasional, Kemenag mengimbau warga agar tidak menjadikannya alasan untuk menunda. Pemerintah memiliki skema percepatan resmi seperti pengisian porsi dari jemaah yang batal berangkat. Di Majalengka sendiri, rata-rata terdapat 400 porsi kosong per tahun yang bisa diisi, serta adanya aturan resmi untuk penggabungan mahram keluarga. Oleh karena itu, ketimbang menjadikan panjangnya daftar tunggu sebagai hambatan, masyarakat didorong untuk segera mengamankan porsi pendaftaran sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *