30 Tahun Swadaya Listrik Jalan Alternatif, Warga Garunggang-Simpur Tagih Perhatian Pemkab Majalengka

infomjlk.com — Fakta menarik datang dari warga pengguna jalan alternatif Simpur Babakanjawa via Garunggang. Meski berada di tengah Kota Majalengka, akses jalan di wilayah tersebut ternyata tidak memiliki fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) yang memadai. Selama hampir 30 tahun, warga terpaksa menggunakan listrik pribadi untuk menerangi jalan umum.

Dikutip dari unggahan Instagram pribadi @desypinandito, salah satu warga yang telah menanggung biaya listrik untuk penerangan jalan tersebut secara mandiri sejak tahun 1995. Hal ini dilakukan demi keamanan lingkungan, mengingat jalur tersebut merupakan akses aktif yang digunakan masyarakat luas.

Keluhan ini bukan semata-mata soal nominal tagihan listrik bulanan, melainkan soal fungsi pemerintah dalam menyediakan infrastruktur dasar. Warga jelas menilai, sudah saatnya alokasi APBD Kabupaten Majalengka menyentuh titik-titik krusial di pusat kota yang selama ini terabaikan.

“Ini demi keselamatan dan kepentingan banyak orang. Harusnya sudah ada PJU resmi dari pemerintah, apalagi ini wilayah kota,” ungkap Desy dalam aspirasi tertulisnya.

Kekhawatiran kian lengkap dengan kondisi jembatan penghubung di jalur tersebut, yang dilaporkan sudah mulai goyang dan terasa tidak stabil saat dilintasi kendaraan.

Kombinasi antara minimnya cahaya di malam hari dan kondisi jembatan yang mulai rusak dinilai sangat membahayakan nyawa pengguna jalan. Warga khawatir jika tidak segera diperbaiki, jembatan tersebut bisa memakan korban.

Sebagai warga, Desy sangat berharap Bupati Majalengka mau turun ke lapangan untuk melihat kondisi ini secara langsung. Melalui pesan yang disampaikan, ia mengundang Bupati untuk meninjau lokasi agar bisa merasakan langsung keresahan masyarakat di lapangan.

Harapannya, perbaikan infrastruktur jembatan dan pemasangan PJU di jalur Garunggang-Simpur Babakanjawa bisa menjadi prioritas dalam waktu dekat. Jangan sampai fasilitas umum di tengah kota justru luput dari pantauan pemerintah daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *