Mekanisme Program Rutilahu di Majalengka dan Dampaknya bagi Warga

infomjlk.com — Upaya perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) masih menjadi pekerjaan besar di Kabupaten Majalengka. Menurut pemberitaan Pikiran Rakyat tertanggal 15 Juli 2025, Bupati Eman Suherman menyebutkan terdapat sekitar 8.563 unit rumah yang masuk kategori tidak layak huni dan akan diperbaiki secara bertahap.

Ribuan rumah tersebut tersebar di berbagai kecamatan dan mayoritas dihuni masyarakat berpenghasilan rendah. Kondisi ini menempatkan program Rutilahu sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup warga, sekaligus mendukung penanganan kemiskinan secara bertahap.

Skema Pendanaan dan Verifikasi

Pemerintah Kabupaten Majalengka mengalokasikan dana untuk memperbaiki sejumlah unit rumah setiap tahun, dengan dukungan tambahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Bantuan stimulan sekitar Rp20 juta per unit disediakan untuk pembelian material dan upah tenaga kerja. Penerima bantuan ditetapkan melalui verifikasi administrasi dan survei lapangan untuk memastikan rumah yang diperbaiki memenuhi kriteria tidak layak huni dan benar-benar dihuni oleh warga yang membutuhkan.

Keterlibatan Lembaga Sosial

Perbaikan Rutilahu juga melibatkan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Majalengka. Menurut informasi di laman resmi Baznas Kabupaten Majalengka pada Juli 2025, lembaga tersebut melakukan survei lapangan di beberapa desa sebelum menyalurkan bantuan perbaikan rumah.

Kolaborasi ini memperluas jangkauan program, meskipun pelaksanaannya tetap bertahap menyesuaikan ketersediaan anggaran.

Dampak terhadap Kesejahteraan

Perbaikan rumah tidak hanya menyentuh aspek fisik. Hunian yang lebih layak membantu mengurangi risiko kesehatan akibat atap bocor, dinding rapuh, maupun sanitasi yang tidak memadai.

Dalam kerangka pembangunan sosial, hunian layak merupakan salah satu indikator kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, program Rutilahu dipandang sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan secara bertahap di daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *