infomjlk.com — Tumpukan sampah yang terdiri dari plastik limbah organik hingga sisa dahan pohon terlihat memadati area samping Pasar Tradisional Cigasong Kabupaten Majalengka. Sampah-sampah tersebut tampak menumpuk di area sawah yang sudah tidak digarap dan sebagian mulai terbawa aliran air di saluran irigasi sebelah timur pasar.
Padahal lokasi tumpukan sampah liar ini berjarak kurang dari 50 meter dari Tempat Pembuangan Sampah Sementara yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Sebelumnya pada dua pekan lalu sempat diadakan kegiatan gotong royong Jumat Bersih di sekitar lingkungan pasar yang juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah.
Namun kegiatan pembersihan tersebut difokuskan pada area sebelah timur dan barat pasar sehingga tumpukan sampah di area samping ini belum tersentuh.
Keberadaan tumpukan sampah tersebut tampak semakin memperburuk area pasar yang memang sudah terlihat kumuh akibat usia bangunan yang sudah tua serta kondisinya yang becek.
Di sisi lain sebagian pedagang di pasar mengaku enggan melakukan bersih-bersih secara mandiri.
Hal ini dikarenakan mereka merasa telah membayar iuran kebersihan setiap hari sehingga menganggap urusan membersihkan sampah sudah menjadi tanggung jawab para petugas kebersihan pasar.
Kondisi tumpukan sampah liar ini dikhawatirkan akan semakin meluas dan berdampak buruk bagi kebersihan lingkungan serta saluran air di sekitar pasar.
Jika terus dibiarkan hal tersebut tentu akan mengganggu kenyamanan warga maupun para pedagang yang beraktivitas di Pasar Cigasong setiap harinya.

