infomjlk.com — Setelah melaksanakan salat Idulfitri dan tradisi sungkeman antar sesama, agenda selanjutnya adalah menyantap piring berisi ketupat dan lauk pauk seperti opor ayam.
Sayangnya bagi sebagian orang, pada saat waktu menunjukan pukul sepuluh atau lebih, rasanya hari lebaran sudah berakhir walaupun masih setengah hari.
Ketika tamu yang berkunjung mulai sepi, perut sudah selesai di isi, terkadang muncul kebingungan mau melakukan apa lagi setelah ini?
Daripada hanya sebatas rebahan menggulir layar gawai sepanjang waktu, berikut aktivitas yang patut dicoba untuk mengisi waktu luang selama hari raya berlangsung:
1. Jelajah Opor Lintas Tetangga
Momen dimana hampir semua pintu sedang terbuka lebar, cobalah langsung berkeliling dari satu tempat ke tempat lain. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk mencicipi lebih banyak opor ayam, rendang, hingga deretan kue kering di meja tamu milik tetangga yang berbeda-beda.
Selain tepat untuk mengisi waktu luang, kegiatan ini bisa dijadikan kedok sebagai ajang perbaikan gizi secara cuma-cuma.
2. Silaturahmi Uji Nyali ke Rumah Mantan
Agar silaturahmi tidak terputus, mampirlah sebentar untuk berkunjung ke orang-orang yang dulu pernah menjadi “rumah”.
Tidak memerlukan alasan yang muluk-muluk, cukup datang berbasa-basi, membicarakan apapun yang bisa menjadi topik. Adapun kesempatan untuk balikan dengan si mantan adalah bonus.
3. Olahraga Kardio Memakai Baju Lebaran
Bagi orang-orang yang kelewat konsisten merawat bentuk badan, walaupun sedang merayakan Lebaran rutinitas ini menarik untuk dicoba.
Taruh matras di halaman rumah, lalu hajar saja berbagai gerakan kardio yang biasa dilakukan. Selesaikan olahraga tersebut tanpa perlu mengganti pakaian Lebaran demi melunturkan kalori opor sepenuhnya, sekaligus mencuri perhatian ibu-ibu yang berlalu lalang di sekitar.
4. Tidur Siang Balas Dendam
Kalau tiga pilihan sebelumnya dirasa terlalu banyak menguras tenaga, saran yang satu ini sulit rasanya jika diabaikan.
Jadwal tidur yang biasanya berantakan selama sebulan penuh akibat rutinitas sahur, akhirnya bisa dibayar lunas. Dengan keadaan perut kenyang dan suasana rumah yang mulai sepi, tidur siang pada hari Idulfitri dapat dianggap sebagai bentuk balas dendam dengan nikmat yang sulit didefinisikan dengan kata-kata.

