infomjlk.com — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah selatan Kabupaten Majalengka pada Senin (23/3) malam memicu rentetan bencana hebat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka mencatat sedikitnya 25 titik tanah longsor menerjang 11 desa, dengan dampak terparah berpusat di Kecamatan Lemahsugih.
Tak hanya longsor, wilayah tersebut juga dihantam banjir bandang di Desa Margajaya, pergerakan tanah, hingga insiden sambaran petir yang merusak satu rumah warga di Desa Sinargalih. Dilansir dari Tribun, Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Agus Tamim, mengonfirmasi bahwa tim gabungan telah dikerahkan sejak laporan pertama masuk.
”Kami fokus melakukan kaji cepat dan pendataan di lapangan. Saat ini alat berat dari Dinas PUTR dibantu TNI dan Polri sudah beroperasi di titik-titik krusial seperti ruas jalan Ciranca dan jalur Padarek–Kalapadua untuk membuka akses yang tertutup material,” ujar Agus, Selasa (24/3).
Meski kerusakan infrastruktur cukup masif, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

