infomjlk.com — Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan Cirebon mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat di Kabupaten Majalengka sepanjang tahun 2025 mencapai angka yang cukup fantastis. Total penyaluran kredit bersubsidi ini tercatat menembus angka Rp 3,4 triliun.
Namun, capaian nominal tersebut menyisakan catatan tersendiri jika dilihat dari sisi peringkat regional. Berdasarkan data yang dirilis OJK, Kabupaten Majalengka masih tertahan di posisi ke-19 dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat.
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, mengungkapkan bahwa capaian ini masih perlu dioptimalkan, mengingat potensi ekonomi daerah yang besar.
Secara statistik, posisi ke-19 ini menunjukkan adanya ketimpangan antara besaran dana yang tersedia dengan cakupan wilayah. Padahal, jika dibandingkan dengan daerah lain di wilayah Ciayumajakuning seperti Indramayu dan Cirebon, potensi UMKM Majalengka tidak kalah bersaing.
Kondisi ini menuntut adanya evaluasi menyeluruh terkait pola penyaluran di lapangan. Tantangan ke depan bukan lagi sekadar mengejar target angka penyaluran semata, melainkan memastikan akses permodalan tersebut benar-benar menjangkau basis usaha rakyat yang lebih luas dan merata.

