Kilas Balik Pembangunan Jembatan Bojong Danu, Sejauh Mana Kedisiplinan Pengendara Kita?

infomjlk.com — Akses infrastruktur di kawasan Jembatan Bojong Danu kini telah rampung dan dapat dilintasi kembali oleh masyarakat. Namun di balik kemulusan jalur tersebut, tersimpan sebuah kilas balik yang patut menjadi bahan renungan terkait tingkat kedisiplinan warga saat proyek perbaikan masih berlangsung.

Mengingat kembali masa pengerjaan lalu, sejumlah pengendara terpantau memaksakan diri menerobos jalur pembatas. Situasi ini berbanding terbalik dengan derasnya kritik warganet setiap kali menemui kerusakan infrastruktur.

Saat material pengaspalan membutuhkan waktu berjam-jam untuk mengering sempurna, kurangnya pengertian pengguna jalan justru dapat berpotensi merusak hasil pekerjaan.

Sikap kurang sabar tersebut tak ayal sempat menguras tenaga pekerja di lapangan. Mereka terpaksa berulang kali menahan laju warga yang terus merangsek masuk.

Tidak sedikit pengemudi roda empat yang nekat merangsek masuk dan menolak instruksi untuk memutar balik ke arah Kadipaten atau jalan utama lainnya.

Sementara itu banyak pengendara roda dua yang juga kurang kesadaran dan tetap memaksa untuk melintas di jembatan.

Padahal pihak-pihak terkait, sudah mengarahkan agar pengendara roda dua untuk memakai jalur alternatif di kawasan BBWS Bendung Rentang selama perbaikan tengah berlangsung.

Menghadapi keras kepalanya para penerobos, mereka yang bekerja seringkali hanya bisa pasrah. Padahal mereka memikul tanggung jawab penuh atas mutu jangka panjang infrastruktur tersebut.

Kilas balik proyek Jembatan Bojong Danu ini seyogianya membuka mata publik. Tanpa kesadaran mematuhi arahan dan menghargai pekerja di lapangan, fasilitas umum dikhawatirkan rentan rusak lebih awal akibat kelalaian penggunanya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *