Refleksi Idul Fitri: Memaafkan Memang Perlu, Mengampuni Diri Sendiri Jangan Sampai Lupa

infomjlk.com — Setelah seharian lelah berkeliling menyalami keluarga dan kerabat, ada satu sosok penting yang justru paling sering terlupakan.

Kita rela menempuh perjalanan jauh untuk memeluk sanak saudara atau mengirim pesan panjang kepada kawan lama, namun lupa untuk sekadar duduk diam dan mengucapkan maaf kepada diri sendiri.

Idulfitri sejatinya adalah momen untuk kembali pada fitrah yang suci dan membersihkan diri dari segala noda. Namun, proses penyucian tersebut rasanya tidak akan pernah tuntas jika kita masih menyimpan luka batin.

Raga dan pikiran, selalu bekerja sangat keras melampaui batas demi memenuhi ekspektasi dan mengejar banyak hal dalam hidup.

Tanpa sadar, kita sering kali menjadi hakim paling kejam bagi diri sendiri dengan terus merutuki setiap kegagalan dan lupa memberikan apresiasi pada pencapaian kecil.

Memaknai fitrah seharusnya sejalan dengan upaya menghentikan semua tuntutan yang memberatkan, lalu mulai memaafkan dan menerima segala ketidaksempurnaan yang ada di dalam diri.

Meminta maaf kepada diri sendiri bukanlah sebuah tanda kelemahan, melainkan wujud penerimaan yang paling jujur. Sebelum rutinitas kesibukan kembali memanggil, cobalah menatap cermin dan mengucapkan terima kasih atas raga yang tidak pernah menyerah.

Mungkin inilah esensi fitrah yang sebenarnya, ketika seseorang mampu merangkul dirinya sendiri beserta seluruh celah ketidaksempurnaannya tanpa menyisakan banyak beban penyesalan dipundaknya masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *