Warung Nasgor di Majalengka Viral, Diduga Tempat Transaksi Obat Terlarang! Polisi Langsung Bertindak

infomjlk.com — Jagat maya Majalengka mendadak gempar setelah sebuah unggahan di media sosial Facebook menyebut sebuah warung nasi goreng di wilayah Jatiwangi menjadi sarang peredaran transaksi obat terlarang. Menanggapi keresahan warga yang kian meluas, jajaran Satresnarkoba Polres Majalengka langsung bergerak cepat melakukan penggerebekan pada Senin (26/1/2026) malam.

Dilansir dari Tribun Jabar, di bawah komando Kasat Narkoba Polres Majalengka, AKP Sigit Prabowo, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB. Di tengah riuh rendah pembeli nasi goreng dan ikan bakar yang sedang mengantre, polisi melakukan observasi mendalam serta pendekatan persuasif kepada para pedagang di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik transaksi.

“Begitu menerima informasi yang meresahkan masyarakat, kami langsung terjun ke lapangan untuk memastikan kebenarannya,” ujar AKP Sigit mewakili Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi.

Meski saat pengecekan petugas tidak menemukan barang bukti di tempat, AKP Sigit mengungkapkan bahwa peredaran obat terlarang di lokasi tersebut diduga menggunakan modus pindah-pindah atau tidak menetap. Terduga pelaku diketahui hanya datang sejenak untuk bertransaksi, lalu segera menghilang dari lokasi.

Menariknya, sebelum isu ini viral di media sosial, pihak kepolisian ternyata sudah lebih dulu mengamankan dua orang terduga pengedar di kawasan yang sama pada pagi harinya.

“Kami sedang mendalami apakah dua orang yang kami tangkap pagi tadi adalah sosok yang sama dengan yang ramai dibicarakan di medsos. Modusnya identik, yakni datang sebentar lalu pergi,” jelasnya.

Langkah tegas ini sekaligus menjadi peringatan bagi siapa saja yang berniat menyalahgunakan ruang publik untuk aktivitas ilegal. AKP Sigit menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran obat-obatan terlarang di wilayah hukum Majalengka.

Pihak kepolisian juga mengapresiasi keberanian warga dalam melapor dan meminta masyarakat untuk terus proaktif memantau lingkungan sekitar. Peran aktif warga dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran obat-obatan berbahaya di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *