Tag Archives: Langkung SAE

Majalengka Percepat Digitalisasi ASN untuk Tingkatkan Layanan Publik

Foto oleh Heru Dharma dari pexels.com

infomjlk.com — Upaya transformasi birokrasi di Kabupaten Majalengka terus didorong melalui digitalisasi layanan aparatur sipil negara (ASN). Langkah ini dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik di tengah tuntutan sistem yang semakin cepat dan modern. Ratusan ASN menghadiri kegiatan bertema implementasi transformasi layanan manajemen ASN yang digelar di Aula BKPSDM Majalengka pada 22 April..

18 Maret – Hari Daur Ulang Sedunia! Bagaimana Jika Geber Jumat Direvitalisasi Demi Mewujudkan Majalengka Langkung Sae?

infomjlk.com — Peringatan Hari Daur Ulang Sedunia pada 18 Maret menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengevaluasi komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Peringatan tahunan ini, dimaksudkan untuk mendorong masyarakat agar tidak sekadar membuang sampah, melainkan mengelolanya kembali menjadi material bernilai guna. Kabupaten Majalengka, wacana tata kelola lingkungan ini bersinggungan langsung dengan rutinitas warga melalui program..

Realisasi Visi ‘Langkung Sae’, Peran Hujan Keruh dalam Pengelolaan Sampah Mulai Dikaji Pemerintah 

infomjlk.com — Implementasi visi “Majalengka Langkung Sae” dalam aspek kebersihan lingkungan terus berproses mencari bentuk tata kelola yang ideal. Fokus utama pemerintah daerah saat ini tidak hanya tertuju pada aktivitas pembersihan rutin, tetapi juga pada penataan regulasi terkait pelibatan pihak ketiga dalam pengelolaan sampah di tingkat desa. Terkait pelaksanaan di lapangan, unit pengelola sampah Hujan Keruh..

186 Tahun Majalengka, Warisan Sejarah, Kolaborasi, & Visi Langkung SAE

infomjlk.com — Menginjak usia ke-186 tahun, Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk bertransformasi melalui tema “Menapak Sejarah, Bangun Kolaborasi dan Inovasi Menuju Majalengka Langkung SAE”. Peringatan tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak awal visi pembangunan periode 2025-2029. Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyatakan bahwa identitas daerah kini semakin kuat dengan ditetapkannya 11 Februari 1840 sebagai hari lahir..