infomjlk.com — Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) untuk penyelenggaraan ibadah tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Mengutip rilis jadwal resmi dari Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) pada 2 April 2026, pedoman ini menjadi acuan bagi jemaah haji Indonesia untuk mempersiapkan seluruh tahapan ibadah, mulai dari masa karantina di asrama hingga kepulangan ke Tanah Air.
Rangkaian perjalanan ibadah haji tahun ini akan berlangsung selama lebih dari dua bulan. Berikut adalah rincian tahapan pelaksanaannya:
Persiapan dan Pemberangkatan
Perjalanan jemaah haji Indonesia dibagi ke dalam dua gelombang utama, dengan rincian jadwal sebagai berikut:
– 21 April 2026: Jemaah haji mulai masuk ke asrama haji di embarkasi masing-masing.
– 22 April 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang pertama menuju Madinah.
* 1 Mei 2026: Pergerakan jemaah haji gelombang pertama dari Madinah ke Makkah.
* 7 Mei 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang kedua dari Tanah Air langsung menuju Jeddah.
* 21 Mei 2026: Batas akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang kedua ke Jeddah.
Pelaksanaan Ibadah Haji di Tanah Suci
Memasuki akhir bulan Mei, seluruh jemaah haji akan difokuskan untuk menjalani rangkaian rukun haji yang berpusat di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
* 25 Mei 2026: Pergerakan pemberangkatan seluruh jemaah dari Makkah menuju Arafah.
* 26 Mei 2026: Puncak ibadah haji, yakni pelaksanaan Wukuf di Padang Arafah.
* 27 Mei 2026: Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H.
* 28 – 30 Mei 2026: Pelaksanaan ibadah lempar jumrah pada Hari Tasyrik.
Kepulangan ke Tanah Air
Setelah seluruh rangkaian ibadah utama selesai, jemaah haji akan dipulangkan secara bertahap menuju Indonesia.
* 1 Juni 2026: Awal pemulangan jemaah haji gelombang pertama menuju Tanah Air.
* 15 Juni 2026: Awal pemulangan jemaah haji gelombang kedua dari Madinah ke Tanah Air.
* 1 Juli 2026: Akhir kedatangan jemaah haji di Indonesia.

