Bukan Suporter Biasa! Viking Maja-Alengka Didik Ratusan Anak Jadi Atlet Voli Berbakat di Majalengka

infomjlk.com — Selama ini, Viking Alengka selalu lekat dengan keriuhan stadion dan fanatisme sepak bola, terutama menyangkut nama besar Persib Bandung. Namun di Maja, komunitas tersebut mengalami transformasi gerakan yang mengharukan. Alih-alih sekadar berteriak dan bernyanyi di tribun, komunitas Viking Maja-Alengka justru kian serius melatih ratusan anak desa menjadi calon bintang voli masa depan.

Dikenal dengan SRC Viking Volleyball Club, mereka mendidik dan memberi ruang serta harapan bagi anak-anak di pelosok Majalengka untuk mengembangkan minat dan bakatnya terhadap olahraga voli. Semuanya bermula dari sebuah hobi dan kegelisahan sederhana para pengurus Viking Maja yang ingin berbuat lebih untuk lingkungan mereka. Nama “SRC” sendiri terselip karena sang pendiri, Kang Didin (Pa Guru Didin) mengelola toko kelontong, dan sempat didukung oleh SRC (Sampoerna Retail Community) pada awalnya.

​”Awalnya hanya kumpul-kumpul pengurus Viking, tapi kami ingin ada wadah nyata yang bisa berguna untuk lingkungan sekitar,” kenang Kang Didin. Tanpa gedung olahraga mewah, mereka memulai latihan perdana di lapangan terbuka (outdoor) dengan modal keberanian. Saat itu, hanya ada 17 anak yang datang.

Namun, kabar baik menyebar lebih cepat. Dari 17 menjadi 30, melonjak ke 80, hingga dalam setahun terakhir, tercatat sekitar 375 anak pernah berlatih di sini. Mereka datang dari Cikaracak, Babakan Sindang, Nunuk, hingga Sukamenak, membuktikan bahwa semangat berpestasi tidak mengenal jarak.

Di tengah tren akademi olahraga yang menjadi bisnis mahal, SRC Viking memilih jalan sederhana. Mereka tidak mengejar keuntungan. Setiap anak cukup membawa uang sekitar Rp10.000 per pertemuan.

​Meski bayarannya seharga uang jajan, kualitas tetap dijaga. Pelatih yang dilibatkan adalah mereka yang punya bekal pendidikan olahraga dan pengalaman di lapangan. Di pinggir lapangan, suasana kekeluargaan begitu kental, para ibu yang mengantar anak-anak mereka justru membentuk komunitas baru lewat kegiatan arisan, menciptakan ekosistem sosial yang sangat positif.

Hasil dari keringat di lapangan itu kini mulai membuahkan hasil. Salah satu atlet didikannya yang bermain di posisi Libero kini mulai menjadi sorotan pencari bakat setelah tampil apik di turnamen IVOMA Piala Bupati Majalengka 2025.

​Target mereka realistis namun ambisius, membawa anak didik mereka ke ajang PORDA dan meloloskannya ke kancah nasional. Mereka ingin membuktikan bahwa militansi Viking tidak hanya habis untuk mendukung tim kebanggaan, tapi bisa digunakan untuk membangun kekuatan olahraga di tanah kelahiran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *