infomjlk.com — Kesenian daerah selalu menyimpan jejak sejarah perpaduan peradaban yang luar biasa. Tepat di wilayah tetangga terdekat Majalengka yakni kawasan pesisir utara Kabupaten Cirebon tersimpan warisan seni bernilai sangat tinggi di bawah atap Sanggar Purwa Kencana Losari.
Kesenian tersebut bernama Cokek Losari yang bukan sekadar ansambel musik biasa melainkan bukti nyata leburnya harmoni nada Tiongkok dan ketukan tradisional kawasan pesisir.
Alunan melodi dari pertunjukan ini lahir melalui perpaduan instrumen gesek khas daratan Tiongkok yang bersahutan dengan alat musik gamelan Cirebon. Persilangan dua kebudayaan besar tersebut menciptakan identitas musikalitas yang sangat unik dan magis.
Satu hal yang patut menjadi sorotan adalah keberadaan seperangkat alat musik lintas etnis ini diyakini sebagai peninggalan satu satunya yang masih utuh dan tetap dimainkan di seluruh wilayah administratif Jawa Barat.
Predikat sebagai sisa peninggalan terakhir tentu menjadi sebuah kebanggaan sekaligus peringatan bagi pelestarian budaya. Saat ini minat generasi muda untuk mempelajari instrumen kuno tersebut sangat minim sehingga hanya menyisakan segelintir penerus yang bersedia memainkannya.
Tanpa ada upaya regenerasi yang masif jejak harmoni akulturasi di ujung wilayah tersebut cepat atau lambat hanya akan berakhir menjadi tumpukan benda mati yang kehilangan suaranya.

