infomjlk.com — Setelah Lebaran lewat, suasana di Majalengka biasanya belum langsung tenang. Justru mulai masuk musim hajatan. Undangan datang satu per satu, lalu tiba-tiba jadi banyak.
Dalam satu minggu, ada yang bisa menerima beberapa undangan sekaligus. Ada pernikahan, khitanan, sampai syukuran. Akhirnya banyak warga harus membagi waktu—kadang datang ke dua acara dalam sehari, atau bergantian dengan anggota keluarga.
Di sisi lain, kondisi ini juga bikin sebagian orang mulai mikir soal pengeluaran. Soalnya setelah Lebaran, kebutuhan rumah tangga masih jalan seperti biasa, sementara undangan terus berdatangan. Mau tidak datang rasanya tidak enak, tapi kalau semuanya didatangi juga harus siap menyiapkan amplop berkali-kali.
Beberapa warga akhirnya memilih cara yang paling realistis: datang seperlunya, menyesuaikan kemampuan, atau mendahulukan undangan dari keluarga dekat dan tetangga sekitar. Bukan karena tidak peduli, tapi memang harus menyesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini.
Fenomena seperti ini hampir terjadi setiap tahun setelah Lebaran. Hajatan ramai, silaturahmi tetap berjalan, tapi di balik itu banyak orang juga sedang berusaha menjaga agar keuangan tetap aman sampai bulan berikutnya.

