Tiga Siswa Sekolah Rakyat Majalengka Mundur, Dinsos Ungkap Alasan di Baliknya

infomjlk.com — Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Majalengka kembali mendapat sorotan. Kali ini, tiga siswa dilaporkan mengundurkan diri dari program pendidikan gratis tersebut. Dilansir dari Tribun, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Majalengka menjelaskan, keputusan mundurnya para siswa bukan tanpa alasan. Faktor utama yang melatarbelakangi adalah ketidaksiapan siswa dalam beradaptasi dengan sistem pendidikan berbasis asrama yang diterapkan di Sekolah Rakyat.

Menurutnya, perubahan pola hidup yang cukup drastis—dari tinggal bersama keluarga menjadi menetap di lingkungan asrama—menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi siswa yang masih belum mandiri. Fenomena ini sejatinya bukan hal baru. Di sejumlah daerah lain, program Sekolah Rakyat juga menghadapi kendala serupa, di mana sebagian siswa memilih mundur karena tidak terbiasa jauh dari orang tua atau mengalami kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Meski demikian, pihak Dinsos memastikan bahwa pengunduran diri tersebut tidak akan mengganggu jalannya program secara keseluruhan. Pemerintah tetap berkomitmen menjaga kuota peserta didik agar program pendidikan bagi keluarga kurang mampu ini tetap berjalan optimal. Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memberikan akses pendidikan gratis lengkap dengan fasilitas asrama, konsumsi, hingga perlengkapan belajar bagi siswa dari keluarga prasejahtera.

Ke depan, Dinsos Majalengka berencana melakukan evaluasi, khususnya dalam hal pendampingan psikologis dan adaptasi siswa, agar kasus serupa dapat diminimalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *